Mitsubishi Outlander PHEV Terbaru Meluncur Akhir Tahun Ini

Apa anda Ingat Mitsubishi? Bukan perusahaan yang membuat TV proyeksi lama atau unit AC Anda, tapi pembuat mobil. Mungkin Anda ingat Eclipse, Galant, atau Montero (bukankah Mitsubishi Motors membuat mobil itu sekarang).

Rencana Mitsubishi memasarkan Outlander Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) terbaru di Amerika Serikat segera terealisasi. Mobil listrik berbasis SUV ini dijadwalkan meluncur menggantikan I-MiEV sebelum akhir 2017.

Outlander PHEV yang akan dipasarkan di Amerika tidak akan berbeda jauh dengan yang sudah dijual di Eropa.

Secara spesifikasi, mesin akan tetap menggandalkan 2.000 cc dengan dua motor listrik di as roda depan dan belakang. Akumulasi dari tenaga yang dihasilkan mencapai 195 tk.

Model terbaru Outlander PHEV akan hadir dengan sistem Mitsubishi All-Wheel Control (S-AWC) yang sudah lebih dulu diaplikasi pada Lancer Evolution. Fitur tersebut akan mengontrol keseluruhan roda yang dikombinasikan dengan Electric Active Yaw Control (E-AYC), Anti-lock Braking System (ABS), dan Active Stability Control (ACS).

Mitsubishi Outlander PHEV(motor1.com)

Ada enam mode berkendara yang ditawarkan pada Outlander PHEV, tiga bisa dioperasikan langsung oleh mobil dan tiga lainnya dipilih pengemudi, yakni Eco Mode, Battery Save Mode, dan Battery Charge Mode.

Outlander PHEV 2018 dengan harga 35.535 dollar Amerika atau sekitar Rp 478 juta. Mitsubishi memberikan garansi selama lima tahun pemakaian atau 95.000 km. Untuk mesin PHEV sendiri diberikan garansi 10 tahun atau 160.000 km.

Mitsubishi Outlander Sport, mungkin sedikit terlupakan di pasar otomotif Indonesia. Crossover bermesin 2,0 liter ini, sudah lama tak mengalami perubahan. Tapi tidak demikian di beberapa pasar dunia, Australia contohnya.

Outlander Sportatau dikenal di negeri itu sebagai ASX, cukup sukses menjadi penguasa pasar kelas crossover. Tidak heran Mitsubishi memperhatikan betul mobil ini. Mereka melakukan perubahan lumayan besar di parasnya sejak 2016, meski bukan generasi baru.

Mitsubishi Australia mengumumkan perubahan minor (lagi) di Mitsubishi Outlander sport itu. Parasnya, hanya berubah sedikit dengan penambahan DRL di bemper depan dan lampu belakang ganti LED. Di bagian interior, juga tidak signifikan secara visual, karena yang berubah hanya konsol tengah, plus penggunaan sistem multimedia baru dengan layar sentuh.

Secara fungsional, lain lagi ceritanya. Menurut Mitsubishi Australia, yang dikutip dari Motoring, ASX kini dibekali lapisan insulator yang lebih baik untuk meningkatkan kualitas peredaman kabin. Konsol tengah, kini memiliki dua port USB dan tempat untuk meletakkan handphone.

Selain itu, perubahan terjadi pada fitur keselamatan aktif. Di Australia, ASX tadinya punya dua varian saja : LS dan XLS. Bersamaan dengan perubahan ini, ASX punya varian baru, LS ADAS. Mulai varian tengah ini, fitur

keselamatannya terbilang canggih. Sebut saja Lane Departure Warning, rem otomatis (AEB/Autonomous Emergency Braking), dan automatic high beam (lampu jauh otomatis). Varian XLS yang tertinggi diimbuhi fitur keselamatan yang lebih lagi karena ketambahan Forward Collision Mitigation.

Dari sisi teknis, mesin ASX tidak berubah. Di Australia dan beberapa negara lain, ASX dipasarkan dengan dua pilihan mesin, 2.0 liter bensin atau 2.2 liter diesel.

Di Indonesia, Mitsubishi Outlander Sport dipasarkan dalam tiga varian, GLX dengan harga Rp 330 juta, kemudian GLS seharga Rp 345 juta dan tertinggi Outlander Sport PX yang harganya Rp 370 juta. Pilhan mesinnya hanya 2.0 liter berbahan bakar Pertamax.

Terakhir Outlander Sport di-update bersamaan dengan peluncuran Pajero Sport Dakar CKD beberapa bulan lalu. Dan ya, karena peluncurannya berbarengan dengan Pajero Sport, gaungnya tenggelam lagi.