Inilah Mercedes-AMG Project One, Supercar Bermesin F1!

Setelah melalui ”masa-masa teaser” dan bermain-main dengan bayangan, Mercedes AMG Project One akhirnya melakukan debut di Frankfurt Motor Show. Inilah mobil pertama bermesin F1 yang legal digunakan di jalanan umum.

Di balik tampang galaknya, tersimpan penggerak dengan sistem hybrid yang juga ditemukan di Mercedes W08 F1, termasuk mesin turbocharged 1.600 cc V6, plus empat motor listrik.

Dua motor elektrik di depan adalah yang terbaik, mampu ”teriak” lebih dari 50.000 rpm. Bandingkan dengan motor listrik terbaik di pasaran yang hanya mampu memutar 20.000 rpm. Motor listrik ketiga terintegrasi dengan peranti turbo, sedangkan yang keempat berdampingan dengan mesin bakar. Bodi dibangun dari struktur karbon fiber yang sangat kuat.

Sistem tersebut diklaim mampu mengeliminasi turbo lag. Mercedes AMG juga menyebutnya sebagai sesuatu yang levelnya di atas mobil-mobil hybrid lain.

Sistem penggerak all-wheel drive bervariasi dengan vektor torsi dan paket baterai lithium-ion yang cukup besar. Mercedes juga mengatakan bahwa dalam kondisi mengemudi normal, sistem tersebut memulihkan 80 persen energi yang dibutuhkan, yang kemudian dikembalikan ke baterai.

Tenaga disalurkan ke roda belakang melalui transmisi automated 8-percepatan manual. Transmisi ini dikembangkan khusus untuk Project One. Girboks diaktifkan secara hidrolis, menawarkan pengendaraan manual serta otomatis, plus ada paddle shift.

Setelah melalui ”masa-masa teaser” dan bermain-main dengan bayangan, Mercedes AMG Project One akhirnya melakukan debut di Frankfurt Motor Show. Inilah mobil pertama bermesin F1 yang legal digunakan di jalanan umum.

Di balik tampang galaknya, tersimpan penggerak dengan sistem hybrid yang juga ditemukan di Mercedes W08 F1, termasuk mesin turbocharged 1.600 cc V6, plus empat motor listrik.

Dua motor elektrik di depan adalah yang terbaik, mampu ”teriak” lebih dari 50.000 rpm. Bandingkan dengan motor listrik terbaik di pasaran yang hanya mampu memutar 20.000 rpm. Motor listrik ketiga terintegrasi dengan peranti turbo, sedangkan yang keempat berdampingan dengan mesin bakar.

Masing-masing motor di depan memproduksi tenaga 160 tk (120 kW). Lalu berpadu dengan motor listrik di mesin dan yang terpasang pada turbo yang masing-masing punya tenaga 120 tk (90 kW). Sehingga, total tenaga yang bisa dikeluarkan dari empat motor ini saja mencapai lebih dari 1.000 tk!

Sistem tersebut diklaim mampu mengeliminasi turbo lag. Mercedes AMG juga menyebutnya sebagai sesuatu yang levelnya di atas mobil-mobil hybrid lain.

Sistem penggerak all-wheel drive bervariasi dengan vektor torsi dan paket baterai lithium-ion yang cukup besar. Mercedes juga mengatakan bahwa dalam kondisi mengemudi normal, sistem tersebut memulihkan 80 persen energi yang dibutuhkan, yang kemudian dikembalikan ke baterai.

Mobil ini dibangun dari bodi monokok karbon fiber berkekuatan tinggi. Interiornya mendapat sepasang layar 10 inci. Setir unik, banyak tombol, bisa mengontrol berbagai fungsi seperti mode berkendara, suspensi, display, serta kantung udara.

Mobil ini dibangun dari bodi monokok karbon fiber berkekuatan tinggi. Interiornya mendapat sepasang layar 10 inci. Setir unik, banyak tombol, bisa mengontrol berbagai fungsi seperti mode berkendara, suspensi, display, serta kantung udara.

Mercedes AMG hanya menyiapkan 275 unit Project One, hanya dengan setir kiri. Harga mencapai 2,7 dollar AS, atau setara Rp 35,6 miliar. Kabarnya, semua unit yang bakal diproduksi sudah habis terjual.

Bisa dibilang supercar terbaru satu ini adalah mobil yang paling dekat spek-nya dengan mobil balap Formula 1. Ini adalah Mercedes-AMG Project One, sebuah mobil pertama di dunia yang menggendong mesin F1 dan legal untuk dipakai di jalan raya.

Project One sendiri merupakan mobil bersistem hybrid namun sedikit mendapatkan penyesuaian sehingga rancang bangun mesinnya menyerupai mobil F1 tim Mercedes-AMG Petronas F1. Dapur pacunya terdiri dari unit 1.600 cc V6 turbo dengan empat buah motor listrik.

Masing-masing motor yang ada di roda depan menghasilkan tenaga 160 dk, begitu juga dengan yang ada di mesinnya. Sedangkan untuk motor listrik yang ada di turbo menghasilkan tenaga 120 dk. Alhasil, total keseluruhannya mampu melebihi 1.000 dk menurut klaim Mercedes-AMG.

Untuk seluruh tenaga dari mesinnya disalurkan ke roda belakang melalui transmisi otomatik 8 percepatan yang diracik khusus hanya untuk Mercedes-AMG Project One.

Mercedes-AMG mengklaim juga bahwa sebenarnya racikan ini tidak serta merta dapat menghilangkan turbo lag, namun dipastikan kini tingkat responnya jauh lebih baik dibanding mesin V8 naturally aspirated sekalipun.

Mercedes-AMG Project One ini diklaim memiliki kecepatan maksimum 350 km/jam serta mampu berakselerasi 0 ke 200 km/jam kurang dari 6 detik.

Untuk tampilannya, Project One memiliki desain yang khas sebagai sebuah supercar dengan tarikan garis yang agresif. Mobil super kencang ini memiliki desain tersendiri yang tidak ada kesamaan dengan supercar lainnya.